Pengobatan rumahan untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi kulit 

Tentang Kulit

Pigmen yang bertanggungjawab atas warna kulit adalah melanin yang dibuat oleh sel-sel di kulit. Jika mengalami suatu masalah seperti perubahan warna kulit dimana kulit menjadi gelap, muncul bercak, dan bintik-bintik penuaan berarti itulah yang dinamakan hiperpigmentasi. Sebenarnya kondisi hiperpigmentasi tidaklah berbahaya, hanya saja siapapun yang mengalaminya pasti menjadi tidak percaya diri sehingga banyak yang ingin menghilangkan bercak atau area kulit yang gelap.

Ada beberapa pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasi masalah hiperpigmentasi kulit, diantaranya

1. Lidah buaya

Lidah buaya menjadi salah satu bahan paling populer yang ditambahkan ke banyak produk perawatan kulit. Bukan tanpa sebab karena lidah buaya ini mengandung senyawa yang memang bermanfaat untuk kulit khususnya area wajah. Salah satu senyawa yang bisa mengatasi hiperpigmentasi adalah aloin. Ini sudah terbukti oleh penelitian dimana ini termasuk senyawa depigmentasi alami yang bekerja efektif mencerahkan kulit dan mengobati hiperpigmentasi nontoksik. Cara mengatasi hiperpigmentasi dengan lidah buaya sangatlah mudah yaitu hanya dengan mengoleskan gel lidah buaya asli ke area kulit yang terdapat bitnik-bintik. Oleskan gel tersebut sebelum tidur lalu keesokan paginya barulah bilas menggunakan air. Agar warna kulit bisa membaik, ulangi cara ini setiap hari sampai teratasi.

2. Ekstrak teh hijau

Ekstrak teh hijau sudah terbukti memiliki efek mengurangi hiperpigmentasi atau yang sering disebut depigmentasi saat dioleskan ke kulit. Anda bisa membeli produk kecantikan seperti masker wajah yang mengandung ekstrak teh hijau. Jika ingin lebih efektif, gunakanlah teh hijau asli dengan cara merendam kantong teh hijau dalam air panas selama tiga hingga lima menit. Minum air teh hijau tadi, nah untuk kantong tehnya jangan dibuang tapi tunggulah sampai dingin lalu barulah gosokkan kantong teh di atas area berpigmen atau noda hitam. Agar hasilnya maksimal, ulangi cara ini dua kali sehari.

3. Susu

Susu mengandung asam laktat dimana inilah yang memberikan efek meringankan masalah kulit hiperpigmentasi. Tidak hanya itu, susu bahan lain seperti buttermilk atau susu yang sifatnya asam juga efektif untuk merubah warna kulit. Caranya cukup mudah yaitu hanya dengan merendam kapas dalam susu setelah itu gosokkan kapas tersebut pada bagian kulit yang bermasalah. Untuk mendapatkan hasil, lakukanlah cara tersebut dua kali sehari dan ulangi setiap hari.

4. Kacang merah

Kacang merah menjadi salah satu bahan masker wajah yang populer untuk perawatan kulit hiperpigmentasi. Selain itu, kacang merah juga kaya akan antioksidan yang baik untuk kulit. Berikut cara membuat masker kacang merah sendiri yang tentunya mudah.

  • Rendam sekitar 50 gram kacang merah semalaman
  • Haluskan dengan blender sampai berbentuk pasta
  • Aplikasikan pasta kacang merah dengan menggunakan kuas pada wajah secara merata
  • Diamkan sekitar 20 menit
  • Bilas dengan air dingin lalu lap wajah Anda dengan handuk lembut

5. Cuka apel

Cuka apel menjadi salah satu pengobatan rumahan yang mengandung asam dan antionsidan. Kandungan asam asetat dalam cuka apel dapat bertindak sebagai pengurangan pigmentasi kulit yang tidak diharapkan. Selain itu kandungan antioksidan seperti polifenol juga terkandung dalam cuka apel dimana ini dapat melindungi sel-sel kulit. Cobalah perawatan kulit dengan cuka apel, namun apabila muncul tanda iritasi kulit sebaiknya hentikan penggunaannya. Cara menggunakan cuka apel yaitu cukup campurkan cuka dan air dengan perbandingan sama, lalu oleskan ke bagian kulit yang mengalami hiperpigmentasi. Setelah dioleskan, tunggu dua sampai tiga menit barulah dibilas dengan air hangat. Agar hasilnya maksimal ulangi cara tersebut dua kali sehari.